BREAKING

Senin, 29 Juli 2013

Fenomena Manusia Gerobak Bukan Cuma Tanggung Jawab Kemensos


Silewonews -- Begitu banyak masalah sosial yang terjadi di Indonesia, salah satunya adalah banyaknya manusia yang hidup tidak jauh dari gerobak alias manusia gerobak. 

Fenomena manusia gerobak ini hanya dapat diatasi dengan bantuan dan kerjasama dari pihak selain Kementerian Sosial (Kemensos), terutama sekali adalah pemerintah daerah.

Begitu disampaikan Direktur Rehabilitasi Tuna Sosial Sonny Wanalu di Kantor Sasana Krida Karang Taruna, Jl. Muria, Kel. Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (28/7).

"Untuk menyelesaikannya (masalah manusia gerobak) membutuhkan seluruh stakeholder, seperti pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kementerian pendidikan untuk masalah pendidikannya, Kementerian Kesehatan juga (untuk masalah kesehatan), Kementerian Tenaga Kerja (untuk menyediakan lapangan pekerjaan), jangan hanya Kemensos," ujarnya.

Menurut Sonny, tanggung jawab Kemensos terhadap mereka hanya sebatas memberi kebutuhan dasar mereka, yakni pendidikan sosial. Diharapkan, dengan begitu mental mereka bisa berubah dari yang meminta menjadi yang memberi.

"Ya, kami adakan rehabilitasi buat mereka. Tujuannya supaya bisa membuat tangan mereka yang di bawah menjadi di atas," sambungnya.

Namun, Sonny mengatakan program rehabilitasi itu tidak akan berjalan maksimal tanpa bantuan dari pemerintah daerah tempat asal manusia gerobak itu. Pasalnya, jika pemerintah daerah sudah mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka, manusia gerobak akan berkurang secara signifikan jumlahnya, khususnya yang merantau ke kota-kota besar.

"Peranan pemda (pemerintah daerah) sangat penting di sini," tutupnya.

Sumber : rakyat merdeka

""
Mari berkomentar dengan sopan dan kritik yang bersifat membangun bagi kemajuan blog ini

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 - 2016 SILEWO NEWS
Pengelola Blog Musdalin | Katon